Polri Bentuk Satgas ASRI untuk Lingkungan Kerja Bersih
marihidupsehat.web.id Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam membangun institusi yang tidak hanya profesional dalam pelayanan, tetapi juga peduli terhadap kualitas lingkungan kerja. Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah penerapan Gerakan ASRI di seluruh lingkungan Polri.
Gerakan ASRI merupakan singkatan dari Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah. Program ini menjadi upaya nyata untuk menumbuhkan budaya hidup bersih, sehat, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kerja di setiap satuan kepolisian, mulai dari Mabes hingga tingkat Polsek.
Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam transformasi internal Polri agar lebih modern, disiplin, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Satgas ASRI Dibentuk untuk Menggerakkan Program Nasional
Untuk memastikan program ini berjalan efektif, Polri membentuk Satgas ASRI Polri. Satuan tugas ini akan menjadi motor penggerak utama dalam pelaksanaan gerakan secara nasional.
Satgas ASRI dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja. Ia bertugas sebagai ketua sekaligus dirigen pelaksanaan program dari tingkat pusat hingga seluruh jajaran kepolisian di daerah.
Pembentukan satgas ini menunjukkan bahwa Gerakan ASRI bukan sekadar wacana, tetapi akan dijalankan secara terstruktur dan berkelanjutan.
ASRI Bukan Sekadar Slogan, Tapi Aksi Nyata
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya simbol atau slogan semata. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dimulai dari tempat kerja.
Polri ingin membangun kebiasaan sederhana namun berdampak besar, seperti menjaga kebersihan ruang kerja, menata lingkungan sekitar, serta membangun budaya hidup sehat dalam keseharian personel.
Pesan utamanya adalah perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Sejalan dengan Arahan Presiden tentang Indonesia ASRI
Gerakan ASRI Polri juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Presiden mendorong peluncuran Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional untuk membangun budaya hidup sehat dan resik di berbagai sektor.
Dalam konteks ini, Polri mengambil peran strategis sebagai institusi yang dapat menjadi teladan bagi birokrasi dan masyarakat luas dalam menjaga lingkungan.
Polri Ingin Menjadi Contoh dalam Budaya Ramah Lingkungan
Kadiv Humas Polri menegaskan bahwa institusi kepolisian memiliki posisi penting sebagai panutan. Karena itu, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal organisasi.
Gerakan ASRI diharapkan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya kerja sehari-hari.
Hal ini juga sejalan dengan semangat birokrasi modern yang tidak hanya fokus pada pelayanan publik, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Empat Arahan Wajib untuk Seluruh Jajaran Polri
Untuk memastikan gerakan ini berjalan secara konsisten, Polri menetapkan beberapa petunjuk pelaksanaan yang wajib diterapkan di seluruh satuan kerja.
1. Pembersihan Lingkungan Sebelum Bertugas
Setiap personel Polri diwajibkan membersihkan lingkungan kerja selama satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan. Kegiatan ini dimulai dari ruang lingkup terkecil seperti meja kerja dan ruangan pribadi.
2. Kerja Bakti Rutin Setiap Pekan
Setiap satuan kerja wajib melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal satu kali dalam seminggu di area markas komando dan lingkungan sekitarnya.
3. Sinergi dengan Masyarakat
Polri juga akan secara berkala mengajak kelompok masyarakat untuk membersihkan fasilitas umum bersama-sama. Ini menjadi bentuk kolaborasi dan kedekatan Polri dengan warga.
4. Langkah Ramah Lingkungan Berkelanjutan
Seluruh jajaran didorong melakukan pengurangan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta menciptakan ruang kerja hijau yang tertata dan sehat.
Pimpinan Diminta Aktif Menggerakkan Personel
Selain aturan teknis, Polri juga mendorong para pimpinan di setiap wilayah agar terlibat langsung dalam menggerakkan anggota.
Kegiatan seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah, hingga penataan lingkungan kerja menjadi bagian penting dari program ini.
Dengan keterlibatan pimpinan, Gerakan ASRI diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi tumbuh menjadi kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara.
Membangun Citra Polri yang Disiplin dan Peduli
Melalui Gerakan ASRI, Polri ingin memperkuat citra sebagai institusi yang tidak hanya disiplin dalam tugas keamanan, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan lingkungan.
Kesadaran menjaga lingkungan kerja mencerminkan kedisiplinan, tanggung jawab sosial, serta orientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Gerakan ini juga menjadi kontribusi nyata Polri dalam mendukung target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan.
Komitmen Polri untuk Hadir dan Memberi Manfaat Nyata
Polri menegaskan kesiapan untuk menjadi contoh terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah.
Informasi mengenai Gerakan ASRI ini diharapkan segera diketahui masyarakat sebagai bukti komitmen Polri untuk hadir nyata, berbuat nyata, dan memberi manfaat langsung bagi lingkungan serta publik.
Dengan langkah ini, Polri tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga ikut menjaga masa depan lingkungan bersama.

Cek Juga Artikel Dari Platform beritagram.web.id
