Gorontalo Optimalkan Layanan Kesehatan Warga Desa
Pemerintah daerah terus berupaya memastikan layanan kesehatan menjangkau hingga wilayah pedesaan. Di Provinsi Gorontalo, komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Dulamayo Selatan, Kabupaten Gorontalo. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan dasar dan tindak lanjut program cek kesehatan gratis bagi warga.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa pelayanan kesehatan di desa harus berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada kegiatan pemeriksaan. Ia menyampaikan hal tersebut usai meninjau langsung pelaksanaan tindak lanjut cek kesehatan gratis di Desa Dulamayo Selatan. Peninjauan ini menjadi bentuk pengawasan langsung pemerintah provinsi terhadap kualitas dan efektivitas layanan kesehatan di tingkat desa.
Cek Kesehatan Gratis Harus Diikuti Penanganan Nyata
Menurut Gusnar Ismail, cek kesehatan gratis atau CKG merupakan pintu masuk penting dalam deteksi dini masalah kesehatan masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa pemeriksaan semata tidak cukup jika tidak diikuti langkah penanganan yang jelas dan terukur.
Gubernur menekankan bahwa hasil pemeriksaan harus menjadi dasar tindakan lanjutan. Warga yang terdeteksi memiliki faktor risiko atau penyakit tertentu perlu mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan, pengobatan lanjutan, serta edukasi mengenai pola hidup sehat. Dengan demikian, CKG benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Pendekatan ini dinilai penting terutama di wilayah pedesaan, di mana kesadaran kesehatan dan akses layanan masih perlu terus diperkuat. Pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap temuan medis tidak dibiarkan tanpa tindak lanjut.
Apresiasi untuk Tenaga Kesehatan di Lapangan
Dalam kunjungannya, Gusnar Ismail juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas kesehatan yang turun langsung ke desa. Menurutnya, kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan publik yang konkret dan berdampak langsung.
Tenaga kesehatan dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai pendidik kesehatan bagi masyarakat. Melalui interaksi langsung, warga dapat lebih memahami kondisi kesehatannya serta langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan.
Gubernur berharap dedikasi tenaga kesehatan ini terus didukung dengan fasilitas dan koordinasi yang memadai, agar pelayanan kesehatan di desa dapat berjalan optimal.
Penguatan Peran Puskesmas dan Koordinasi Lintas Sektor
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan Gubernur. Dinas Kesehatan akan memperkuat koordinasi dengan puskesmas dan tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Gorontalo.
Menurut Anang, hasil cek kesehatan gratis akan menjadi dasar intervensi kesehatan yang lebih terarah. Fokus utama diarahkan pada pengendalian penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di masyarakat, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan kolesterol tinggi.
Puskesmas diharapkan berperan aktif dalam melakukan pemantauan lanjutan terhadap warga yang terdeteksi memiliki risiko kesehatan. Dengan sistem rujukan dan pemantauan yang baik, upaya pencegahan komplikasi penyakit dapat dilakukan lebih dini.
Data Temuan Kesehatan Warga Desa
Berdasarkan hasil pelaksanaan CKG di Desa Dulamayo Selatan, tercatat sebanyak 29 warga mengikuti skrining kesehatan. Dari jumlah tersebut, ditemukan delapan orang mengalami hipertensi dan tiga orang terdeteksi menderita diabetes melitus.
Data ini menunjukkan pentingnya deteksi dini di tingkat desa. Penyakit tidak menular sering kali tidak menunjukkan gejala awal yang jelas, sehingga banyak penderita baru menyadari kondisinya setelah dilakukan pemeriksaan. Dengan adanya CKG, warga memiliki kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.
Selain skrining penyakit tidak menular, kegiatan kesehatan di desa tersebut juga mencakup layanan lain. Tercatat 21 orang menjalani pemeriksaan foto rontgen sebagai bagian dari upaya deteksi penyakit tertentu. Selain itu, 20 anak mendapatkan edukasi kesehatan gigi melalui kegiatan praktik sikat gigi bersama.
Edukasi Kesehatan Sejak Usia Dini
Edukasi kesehatan menjadi bagian penting dari optimalisasi layanan kesehatan di desa. Kegiatan praktik sikat gigi bersama bagi anak-anak bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Kebiasaan sederhana ini diharapkan dapat mencegah masalah kesehatan gigi dan mulut di kemudian hari.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menilai bahwa edukasi kesehatan harus berjalan seiring dengan layanan medis. Masyarakat yang memiliki pemahaman baik tentang kesehatan akan lebih mudah diajak berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyakit.
Pendekatan edukatif ini juga membantu menciptakan kesadaran kolektif bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga tanggung jawab individu dan keluarga.
Layanan Kesehatan Desa sebagai Pilar Pembangunan
Optimalisasi pelayanan kesehatan di Desa Dulamayo Selatan mencerminkan upaya Pemprov Gorontalo dalam memperkuat layanan dasar sebagai pilar pembangunan daerah. Kesehatan masyarakat dipandang sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan layanan kesehatan yang optimal, masyarakat desa diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih produktif. Selain itu, beban biaya pengobatan akibat penyakit kronis dapat ditekan melalui pencegahan dan pengelolaan yang lebih baik.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke desa-desa lain di Gorontalo, dengan pendekatan yang serupa dan berkelanjutan.
Penutup: Komitmen Berkelanjutan untuk Kesehatan Warga
Langkah Pemprov Gorontalo dalam mengoptimalkan layanan kesehatan di Desa Dulamayo Selatan menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata. Cek kesehatan gratis yang diikuti tindak lanjut nyata menjadi contoh pendekatan kesehatan yang komprehensif.
Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, dinas kesehatan, puskesmas, dan tenaga kesehatan di lapangan, layanan kesehatan desa diharapkan semakin kuat. Upaya ini tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan Gorontalo yang berkelanjutan.
Baca Juga : EMT Unismuh Layani Warga Aceh Tamiang Pascabanjir
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : outfit

