Rektor UGM Buka Turnamen Tenis Sehat Pegawai
marihidupsehat.web.id Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong penguatan budaya hidup sehat di lingkungan kampus melalui kegiatan olahraga yang melibatkan seluruh sivitas akademika. Salah satu langkah konkret diwujudkan lewat penyelenggaraan turnamen tenis antar pegawai bertajuk “UGM Tennis: Fun For Healthy Campus” yang digelar di Lapangan Tenis Outdoor Lembah UGM.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor UGM, Prof Ova Emilia, dengan simbolis memukul bola tenis ke arah lapangan. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pertandingan yang diikuti dosen, tenaga kependidikan, hingga pensiunan pegawai. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pertandingan eksibisi yang berlangsung penuh semangat.
Turnamen sebagai Dukungan Health Promoting University
Turnamen tenis ini diikuti hampir 50 peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan kampus. Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari implementasi konsep Health Promoting University (HPU) yang diusung UGM.
Konsep HPU menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas akademik dan kesehatan fisik serta mental. Dalam dunia kerja yang penuh tuntutan, olahraga menjadi sarana efektif untuk menjaga kebugaran sekaligus mencegah risiko penyakit tidak menular. Turnamen ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan aktif bergerak di kalangan pegawai.
Menyeimbangkan Kerja dan Olahraga
Rutinitas pekerjaan di lingkungan perguruan tinggi kerap menuntut fokus dan waktu yang intens. Oleh karena itu, kegiatan olahraga seperti tenis menjadi ruang pelepas penat yang produktif. Selain melatih fisik, olahraga juga membantu meningkatkan konsentrasi dan produktivitas kerja.
Rektor UGM menekankan bahwa kampus yang sehat bukan hanya soal fasilitas medis atau kebijakan administratif, tetapi juga tentang budaya yang mendorong gaya hidup aktif. Ketika pegawai memiliki kebiasaan berolahraga secara rutin, lingkungan kerja pun menjadi lebih dinamis dan positif.
Mempererat Silaturahmi Antar Pegawai
Selain aspek kesehatan, turnamen ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antar sivitas akademika. Melalui kompetisi yang bersifat fun dan inklusif, interaksi lintas unit kerja dapat terjalin lebih akrab. Pegawai dari berbagai latar belakang jabatan memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dan berkompetisi secara sportif.
Atmosfer pertandingan yang penuh canda dan semangat kebersamaan mencerminkan nilai kekeluargaan yang kuat di lingkungan UGM. Momen seperti ini memperkuat rasa memiliki terhadap institusi serta membangun komunikasi yang lebih cair antarpegawai.
Peran Paguyuban Tenis UGM
Turnamen ini diselenggarakan oleh Paguyuban Tenis UGM sebagai wadah bagi pegawai yang memiliki minat terhadap olahraga tenis. Keberadaan komunitas seperti ini menunjukkan bahwa budaya olahraga telah tumbuh secara organik di kampus.
Paguyuban tidak hanya menjadi penyelenggara kegiatan, tetapi juga motor penggerak yang menginspirasi pegawai lain untuk ikut aktif. Dengan dukungan pimpinan universitas, kegiatan komunitas dapat berkembang menjadi program yang berdampak luas bagi kesehatan kampus.
Olahraga sebagai Investasi Jangka Panjang
Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin memiliki manfaat jangka panjang bagi kesehatan. Tenis, sebagai olahraga yang melibatkan koordinasi, kecepatan, dan strategi, mampu melatih kebugaran kardiovaskular sekaligus ketahanan otot.
Melalui turnamen ini, UGM ingin menegaskan bahwa investasi pada kesehatan pegawai sama pentingnya dengan investasi pada kualitas akademik. Kampus yang sehat akan melahirkan lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan.
Komitmen Membangun Kampus Sehat
Penyelenggaraan turnamen tenis antar pegawai menjadi bukti komitmen UGM dalam memperkuat budaya hidup sehat. Program semacam ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi agenda rutin yang mendorong partisipasi lebih luas.
Dengan semangat Health Promoting University, UGM terus berupaya menciptakan ekosistem kampus yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental. Turnamen tenis menjadi simbol bahwa kesehatan, kebersamaan, dan produktivitas dapat berjalan beriringan dalam satu visi kampus yang maju dan berdaya saing.
Melalui kegiatan olahraga yang inklusif dan menyenangkan, budaya hidup sehat di kampus tidak hanya menjadi slogan, tetapi praktik nyata yang dirasakan seluruh sivitas akademika.

Cek Juga Artikel Dari Platform capoeiravadiacao.org
