Mahasiswa UNIDA Dorong Sehat dan UMKM Tanjung Sani
marihidupsehat.web.id Tim Mahasiswa Berdampak dari Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melaksanakan rangkaian program pengabdian masyarakat di Jorong Batunanggai dan Jorong Pantas, Kanagarian Tanjung Sani, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Program ini dirancang sebagai bentuk aksi nyata mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, dengan fokus pada tiga isu utama: pola hidup sehat, penguatan ekonomi kreatif, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan pascabencana.
Kedua jorong tersebut memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi lokal. Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari minimnya aktivitas fisik bersama di sekolah, keterbatasan desain dan pemasaran produk UMKM, hingga belum optimalnya pemanfaatan ruang publik sebagai area produktif. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk merancang pendekatan integratif yang menyasar berbagai kelompok masyarakat.
Senam Ceria Bangun Kebiasaan Hidup Sehat
Kegiatan dimulai dengan Senam Ceria bersama siswa dan guru di SDN 15 Batunanggai yang diikuti sekitar 70 peserta. Aktivitas fisik bersama ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran, tetapi juga membangun semangat kolektif dan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
Mahasiswa menilai bahwa pembiasaan sederhana seperti senam rutin dapat memberi dampak jangka panjang terhadap konsentrasi belajar dan kesehatan siswa. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan yang menyenangkan dan interaktif mampu menarik partisipasi aktif anak-anak.
Gotong Royong dan Pemanfaatan Ruang Publik
Selain program kesehatan, tim mahasiswa bersama warga melaksanakan gotong royong pembuatan kolam ikan di Taman Dasa Wisma Jorong Batunanggai. Hingga akhir kegiatan, kerangka kolam berhasil dibentuk sebagai langkah awal pengembangan ruang publik yang produktif dan ramah lingkungan.
Kolam ikan ini dirancang sebagai sarana edukasi sekaligus potensi ekonomi kecil berbasis komunitas. Konsepnya sederhana, namun memiliki nilai keberlanjutan karena melibatkan partisipasi warga secara langsung. Dengan memanfaatkan ruang publik yang sebelumnya kurang optimal, masyarakat dapat mengembangkan kegiatan produktif berbasis lingkungan.
Penguatan UMKM Lewat Desain dan Digitalisasi
Di sektor ekonomi kreatif, mahasiswa memberikan pendampingan desain kemasan kepada pelaku UMKM di Jorong Batunanggai. Kemasan yang menarik dan informatif menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.
Tidak hanya itu, tim juga membantu pelaku usaha mendaftarkan lokasi usaha mereka ke platform Google Maps. Langkah digitalisasi ini membuka peluang pemasaran yang lebih luas dan memudahkan konsumen menemukan produk lokal. Pendekatan ini dinilai relevan dengan kebutuhan era digital, di mana visibilitas online menjadi kunci pertumbuhan usaha kecil.
Edukasi Karakter dan Pencegahan Kenakalan Remaja
Program mahasiswa juga menyasar kalangan remaja melalui kegiatan edukasi kenakalan remaja di SMP Negeri 4 Tanjung Raya yang diikuti sekitar 50 siswa. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pergaulan sehat, penguatan karakter, serta kesadaran terhadap dampak perilaku menyimpang.
Edukasi ini dirancang interaktif agar siswa dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman. Wakil Kepala SMPN 4 Tanjung Raya menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. Ia mengungkapkan bahwa terdapat perubahan positif pada sikap dan perilaku siswa setelah kegiatan berlangsung.
Pendampingan Produk Lokal Bernilai Tambah
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pendampingan pembuatan desain kemasan dan konten pemasaran untuk produk nugget ikan dan pempek di Jorong Pantas. Mahasiswa membantu merancang identitas visual dan strategi promosi sederhana agar produk memiliki nilai tambah dan daya tarik lebih kuat.
Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada pembentukan merek lokal yang berkarakter. Dengan identitas yang jelas dan pemasaran yang terarah, UMKM diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi
Melalui program Mahasiswa Berdampak, UNIDA menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan riil di lapangan.
Pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang digunakan memastikan bahwa program tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat berkelanjutan. Dengan melibatkan perangkat jorong, guru, pelaku UMKM, dan siswa, dampak yang dihasilkan diharapkan terus berkembang.
Program ini memperlihatkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada ruang kelas. Dengan turun langsung ke masyarakat, mereka mampu menghadirkan solusi sederhana namun relevan bagi kebutuhan lokal. Sinergi antara kesehatan, ekonomi kreatif, dan keberlanjutan lingkungan menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya di Kabupaten Agam.

Cek Juga Artikel Dari Platform iklanjualbeli.info
