8 Manfaat Buah Kersen yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan
Buah kersen atau yang dikenal dengan nama ilmiah Muntingia calabura kerap dipandang sebelah mata karena ukurannya kecil dan sering tumbuh liar di pinggir jalan. Di beberapa daerah, buah ini bahkan dianggap sekadar camilan anak-anak atau buah musiman yang tidak memiliki nilai gizi tinggi. Padahal, di balik bentuknya yang sederhana, buah kersen menyimpan potensi manfaat kesehatan yang cukup besar.
Kersen tumbuh subur di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Pohonnya dapat mencapai ketinggian belasan meter dan berbuah hampir sepanjang tahun. Buahnya berwarna merah cerah saat matang, memiliki rasa manis alami, dan tekstur yang berair. Selain dikonsumsi langsung, kersen juga bisa diolah menjadi jus, selai, atau minuman herbal tradisional.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa buah kersen mengandung vitamin C, serat pangan, flavonoid, polifenol, serta senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Bahkan, kandungan proteinnya tergolong cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa buah tropis lain. Kombinasi zat gizi inilah yang menjadikan buah kersen layak mendapat perhatian lebih sebagai bagian dari pola makan sehat.
Berikut delapan manfaat buah kersen yang jarang diketahui, namun penting bagi kesehatan tubuh.
1. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Buah kersen mengandung vitamin C yang berperan penting dalam mendukung sistem imun. Vitamin ini membantu tubuh memproduksi sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi. Konsumsi buah kersen secara rutin dapat membantu tubuh lebih siap menghadapi serangan virus dan bakteri, terutama pada musim pancaroba.
Selain itu, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga kinerja sistem pertahanan tubuh tetap optimal.
2. Sumber Antioksidan Alami
Flavonoid dan polifenol dalam buah kersen berfungsi sebagai antioksidan alami. Senyawa ini membantu menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel dan jaringan tubuh. Radikal bebas diketahui berperan dalam proses penuaan dini serta peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.
Dengan mengonsumsi buah yang kaya antioksidan seperti kersen, tubuh mendapatkan perlindungan tambahan terhadap stres oksidatif.
3. Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat buah kersen juga berkaitan dengan kesehatan jantung. Kandungan serat membantu mengontrol kadar kolesterol, sementara antioksidannya mendukung kesehatan pembuluh darah. Pembuluh darah yang sehat dan elastis berperan penting dalam menjaga tekanan darah tetap stabil dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Mengonsumsi buah kersen sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan jantung dalam jangka panjang.
4. Berpotensi Mengurangi Peradangan
Tanaman kersen dikenal memiliki sifat antiinflamasi, terutama pada bagian daun dan buahnya. Senyawa flavonoid yang terkandung di dalamnya dapat membantu menghambat proses peradangan di dalam tubuh. Hal ini berpotensi bermanfaat bagi orang yang sering mengalami nyeri sendi atau peradangan ringan.
Meski tidak menggantikan obat medis, konsumsi buah kersen dapat menjadi pendukung alami dalam menjaga keseimbangan respons peradangan tubuh.
5. Membantu Mengontrol Tekanan Darah
Vitamin C dalam buah kersen berperan dalam membantu relaksasi pembuluh darah. Ketika pembuluh darah lebih rileks, aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat lebih terkontrol. Manfaat ini tentu akan lebih optimal jika disertai gaya hidup sehat, seperti olahraga teratur dan pengurangan asupan garam.
Bagi orang yang ingin menjaga tekanan darah secara alami, buah kersen bisa menjadi pilihan camilan sehat yang mudah didapat.
6. Menurunkan Risiko Asam Urat
Beberapa studi menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Buah kersen, yang kaya vitamin C, berpotensi membantu mengurangi risiko kekambuhan nyeri sendi akibat asam urat.
Meski demikian, konsumsi buah kersen sebaiknya tetap disesuaikan dengan kondisi tubuh dan dikombinasikan dengan pola makan rendah purin untuk hasil yang lebih baik.
7. Mendukung Pencegahan Anemia
Vitamin C berperan penting dalam meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan, terutama dari sumber nabati. Dengan demikian, mengonsumsi buah kersen dapat membantu tubuh menyerap zat besi lebih efektif, yang penting untuk pembentukan sel darah merah.
Manfaat ini menjadikan buah kersen relevan bagi orang yang menjalani pola makan berbasis nabati atau memiliki risiko anemia ringan.
8. Melancarkan Pencernaan dan Mencegah Sembelit
Buah kersen mengandung serat pangan yang membantu melancarkan sistem pencernaan. Serat berperan dalam meningkatkan pergerakan usus dan membuat feses lebih lunak, sehingga membantu mencegah sembelit.
Konsumsi buah kersen secara rutin dalam jumlah wajar dapat mendukung kesehatan saluran cerna dan menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Penutup
Meski sering dianggap sebagai buah liar, buah kersen menyimpan beragam manfaat kesehatan yang tidak boleh diremehkan. Kandungan vitamin C, antioksidan, serat, dan senyawa antiinflamasi menjadikannya buah potensial untuk mendukung kesehatan imun, jantung, pencernaan, hingga membantu mengurangi risiko peradangan dan asam urat.
Sebagai bahan alami, buah kersen dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi minuman sehat. Namun, jika ingin memanfaatkan buah atau bagian tanaman kersen untuk tujuan terapi tertentu, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan tenaga medis agar penggunaannya aman dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Baca Juga : Pelapor Timothy Ronald Diperiksa Polda, Rugi Rp3 Miliar
Cek Juga Artikel Dari Platform : iklanjualbeli

